Search

7 Tips Membeli Marmer agar Tak Kecewa


Membeli marmer untuk rumah tinggal membutuhkan kecermatan karena kita harus memutuskan setiap detail secara tepat. Apalagi batu marmer memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan material bangunan lain. Berikut ini tips penting yang perlu kamu lakukan saat membeli marmer agar bisa memperoleh hasil yang optimal sesuai dengan biaya yang dikeluarkan.


1. Ketahui asal dan kualitas marmer


Marmer merupakan jenis batu alam unik yang telah digunakan sebagai material bangunan sejak ribuan tahun silam. Ada banyak marmer yang tersedia di pasaran baik marmer lokal maupun marmer import. Jenis marmernya pun mencapai ratusan bahkan ribuan. Sebelum membeli marmer, pastikan kamu telah mendapatkan informasi tentang kualitas marmernya.


Baca juga: Harga Marmer di Jakarta Mulai dari Rp 300.000/m2


Marmer import dari beberapa negara seperti marmer Italy, Turky dan Yunani terkenal memiliki kualitas yang tinggi. Batu marmer dari negara tersebut rata-rata berusia tua sehingga warna, motif dan kekuatan batunya lebih baik.


2. Cek jika ada bagian marmer yang rusak


Kualitas marmer secara kasat mata juga dapat dilihat dari ada tidaknya cacat pada permukaan marmer. Jika kita membeli marmer dalam bentuk slab atau lembaran. Periksa apakah ada bagian marmer yang pecah atau retak. Selain itu, pastikan juga tidak ada noda atau karat pada permukaan marmer.


Adanya retakan atau noda pada permukaan marmer tentu saja dapat mengurangi keindahan marmer tersebut. Meskipun dalam beberapa kasus, kerusakan pada marmer masih dapat diperbaiki tapi membutuhkan biaya tambahan yang lumayan.


3. Tentukan bagian rumah yang akan dipasang marmer


Marmer dapat diaplikasikan dalam berbagai elemen desain rumah kamu mulai dari lantai, dinding, furnitur, dapur, kamar mandi, anak tangga hingga plafon ruangan. Tentukan area mana saja yang akan dipasang marmer apakah seluruh ruangan atau bagian tertentu saja.


Pertimbangkan juga dengan fungsinya. Sebagai contoh, penggunaan marmer sebagai countertop di dapur akan rentan terkena noda zat asam dari makanan. Untuk itu, penggunaan marmer untuk countertop membutuhkan perawatan ekstra. Jika tidak mau ribet dengan perawatannya, pada bagian ini kamu bisa menggunakan batu granit yang lebih tahan zat asam.


4. Pilih motif dan warna yang sesuai dengan desain rumah


Ada ribuan motif dan warna marmer yang tersedia di pasaran. Kamu hanya perlu memilih beberapa saja yang sesuai dengan desain interior rumah yang diinginkan. Kamu bisa memilih warna putih, emas, abu-abu, cokelat, hitam atau warna lainnya.


Baca juga: Tips Memilih Warna Marmer yang Tepat untuk Hunian


Cermati juga motif atau pola urat batu marmer. Jika menginginkan desain yang minimalis, sedikit urat pada batu jauh lebih baik. Sebaliknya jika kamu seorang yang berani mengombinasikan warna dan motif, marmer dengan banyak urat dapat menampilkan desain yang semakin berkelas. Apalagi jika bisa melakukan bookmatch marmer, desainnya akan menjadi sangat unik dan menonjol.


5. Pertimbangkan bagian marmer yang terbuang atau waste


Ketika kita membeli marmer slab dengan ukuran yang beragam, jangan terlalu berharap semua bagian akan terpakai. Untuk desain yang indah, pemotongan marmer akan dilakukan dengan menyesuaikan motif dan urat marmer agar polanya berkesinambungan atau senada. Risikonya ada bagian marmer yang tidak terpakai atau waste.


Dengan mengetahui hal tersebut, pembelian marmer tidak bisa hanya mengacu pada ukuran luas ruangan atau benda yang akan dilapisi marmer. Tapi pembelian marmer harus memperhitungkan juga bagian marmer yang terbuang sekitar 10%, 20% atau 30%. Nah bagian yang terbuang ini juga tetap harus dibayar karena tidak bisa dikembalikan ke penjual marmer. Jika memungkinkan aplikasikan waste marmer pada bagian tambahan yang tak menjadi focal point.


6. Pilih jenis finishing marmer yang tepat


Salah satu aspek penting dalam pemasangan marmer adalah finishing marmer. Ada beberapa pilihan jenis finishing marmer yang bisa diterapkan seperti polished untuk permukaan marmer yang mengkilap, honed untuk permukaan marmer yang agak kasar dan doff atau leather untuk permukaan marmer bertekstur.


Pemilihan jenis finishing marmer harus menyesuaikan juga dengan fungsi ruangannya. Untuk bagian kamar mandi misalnya, sebaiknya jangan menggunakan jenis finishing polished karena cenderung licin jika terkena air dan bisa membuat orang terpeleset. Gunakanlah finishing honed atau leather.


7. Tetapkan budget belanja marmer


Pemilihan marmer harus menyesuaikan dengan anggaran atau budget yang kamu siapkan. Budget belanja marmer ini mencakup pembelian slab marmer, poles marmer atau finishing hingga pemasangannya. Desain marmer yang membutuhkan pemotongan dengan mesin berteknologi tinggi seperti menciptakan lekuk dan ukiran marmer juga memerlukan biaya tambahan yang lumayan.


Untuk membeli marmer berkualitas dengan harga yang sesuai budget, kamu bisa datang ke Hellenoz Stone Gallery. Di Hellenos, kamu bisa membeli marmer import dari seluruh dunia dengan harga yang murah dan terjangkau.


Baca juga: Tips Menggunakan Marmer dengan Budget Terbatas


Selain marmer, Hellenoz juga menyediakan granit, onyx, travertine dan batu alam lainnya. Proses pengolahan marmer juga menggunakan mesin teknologi tinggi dari Italy. Jadi kualitas pemasangan marmernya sudah tidak perlu diragunakan lagi.


Kamu bisa datang ke Hellenoz Stone Gallery untuk mendapatkan marmer import terbaik dengan harga mulai Rp 300 ribu per meter persegi. Lokasi showroom Hellenoz berada di Jakarta Utara, tepatnya di Jl. Agung Karya V Blok A No. 11 A & C, Sunter - Jakarta Utara, 14340.


Bagi yang tinggal di Jakarta Selatan, kamu bisa datang ke gerai Hellenoz di Jl. Panglima Polim Raya No. 78 A, Kebayoran Baru. Untuk informasi silakan menghubungi nomor telepon 021-651-0091 atau 0813-5000-4556. Wujudkan rumah dengan berlapis marmer mewah impianmu bersama Hellenoz!

0 comments