Tips Penggunaan Batu Alam untuk Hunian Minimalis



Batu alam memiliki kemampuan untuk menyatu dengan aneka jenis desain hunian, termasuk desain minimalis. Material ini dapat dihadirkan dengan berbagai cara sesuai dengan keinginan sang pemilik.

Desain minimalis mengacu pada desain sebuah ruangan yang berfokus bukan pada banyaknya barang yang ada, namun pada penggunaan ruang dan fungsionalitas. Desain ini dapat dipergunakan untuk ruangan berukuran besar maupun kecil. Fokus utama pada desain minimalis meliputi:

  • Penggunaan warna monokrom seperti hitam dan putih

  • Furniture dan dekor dalam jumlah minimum

  • Pencahayaan yang bebas dan terbuka

  • Memainkan aspek tekstur dan bentuk garis tegas serta berbagai bentuk geometris lainnya yang fungsional dan pada saat yang bersamaan memiliki fungsi estetika.

  • Less clutter

  • Menggunakan bahan-bahan alami seperti batu alam

Memilih batu alam untuk desain minimalis


Ada tiga elemen utama yang menjadi pertimbangan utama saat memilih batu alam untuk desain minimalis, yaitu warna, tekstur, dan pola.


Warna batu alam


Pada dasarnya, Anda bebas memilih warna apapun untuk desain minimalis, sesuai dengan selera masing-masing. Namun, beberapa warna dasar seperti hitam, putih, dan abu-abu merupakan warna yang mendominasi desain minimalis. Warna-warna tersebut menghadirkan suasana yang tenang dan damai, sehingga cocok untuk desain ini. Dalam hal ini, batu alam terbilang cukup superior berkat koleksi warnanya yang begitu beragam. Untuk satu warna dasar seperti putih, terdapat begitu banyak pilihan yang tersedia sehingga dapat dipastikan Anda dapat menemukan batu alam yang tepat.


Sebagai contoh, penggunaan batu alam marmer putih akan memberikan kesan luas, bersih, dan lapang, serta sentuhan keanggunan yang sulit dicapai dengan material lain dengan warna serupa. Warna ini merupakan warna favorit dalam desain minimalis karena dapat diimplementasikan dalam teknik monokrom yang sangat populer dalam budaya Skandinavia, atau sering juga disebut dengan desain minimalis Skandinavia. Dari sekian banyak batu alam putih yang ada saat ini, marmer putih Carrara merupakan favorit banyak orang.


Baca juga: Membandingkan Penggunaan Marmer dan Quartzite untuk Interior Rumah

Pilihan favorit lainnya adalah menggunakan warna dasar gelap seperti hitam dan abu-abu. Warna gelap seperti ini merupakan warna dasar yang tepat untuk menonjolkan fitur dan warna lain yang dipergunakan dalam ruangan tersebut. Sebagai contoh, lantai marmer hitam akan membuat furniture dalam warna apapun menjadi lebih menonjol. Tidak hanya itu, lantai marmer hitam juga terlihat menawan dan super elegan. Aplikasi dari batu alam warna gelap dapat dilakukan di seluruh bagian rumah, termasuk kamar mandi berkat tampilannya yang super sleek dan juga memberikan kesan penuh misteri.


Tekstur batu alam


Salah satu prinsip dalam desain minimalis adalah kemudahan. Hal ini berlaku dalam segala aspek termasuk aspek perawatan. Oleh karena itu, material yang dipergunakan dalam hunian minimalis hendaknya mudah dalam hal pembersihan dan perawatan. Penggunaan batu alam sejalan dengan prinsip ini, terutama bila dibandingkan dengan material lain seperti karpet dan ragam aksesoris rumah lainnya.


Baca juga: Tips Memilih Warna Marmer yang Tepat untuk Hunian


Tekstur batu alam itu sendiri tidak hanya terbatas pada permukaan yang licin dan mengkilat seperti pada marmer. Anda dapat menemukan ragam jenis tektur yang dapat disesuaikan dengan area penggunaannya. Permainan tekstur ini dihasilkan dari jenis finishing yang berbeda.


Sebagai contoh, finishing tipe polished menghasilkan permukaan yang licin, mengkilat, dengan tingkat porosity yang sangat rendah. Batu alam dengan tipe finishing ini cocok dipergunakan sebagai dinding ruangan ataupun countertop dapur. Sementara itu, finishing tipe sandblasted menghasilkan permukaan yang lebih kasar dan anti selip sehingga cocok dipergunakan di luar ruangan atau pada area yang basah.


Pola batu alam


Berbicara mengenai pola batu alam berkaitan erat dengan garis, pola vein, dan pola secara umum dari material ini, tergantung dari jenis batu alam yang dipergunakan. Sebagian batu alam memiliki pola vein yang sangat samar dan memberi kesan warna polos pada permukaannya, sementara sebagian lagi memiliki pola vein yang sangat besar, mencolok, dan mengandung beberapa warna yang kontras satu sama lain.


Desain minimalis lebih menekankan pada fungsionalitas. Setiap benda hendaknya memiliki fungsi tertentu dan hadir tidak hanya sebagai dekorasi semata. Untuk mensiasati agar tampilan minimalis tidak terlihat kaku dan membosankan, material dan desain barang/furniture yang dipergunakan hendaknya juga memiliki aspek dekoratif, seperti pada batu alam. Kombinasi pola vein dan warna pada batu alam memiliki fungsi sebagai aspek dekoratif, sehingga sang pemilik hunian tidak perlu repot menambahkan dekorasi dalam bentuk lainnya.


Batu alam dengan pola vein yang mencolok dapat dijadikan sebagai focal point dalam sebuah ruangan misalnya sebagai backsplash, countertop, ataupun sebagai dinding aksen. Sementara itu, untuk batu alam dengan pola vein dan warna yang lebih lembut dapat dipergunakan untuk menonjolkan focal point dalam ruangan.


Tips penggunaan batu alam dalam desain minimalis


Tertarik untuk menggunakan batu alam dalam hunian minimalis Anda? Berikut adalah beberapa tips tambahan yang patut menjadi bahan pertimbangan:

  • Padukan batu alam dengan material lain untuk menciptakan kesan hangat dan nyaman, seperti sofa empuk dan sentuhan material kayu untuk furniture ruangan.

  • Untuk ruangan berukuran besar, pergunakan batu alam berwarna gelap untuk memberi kesan nyaman. Sementara untuk ruangan berukuran kecil, hadirkan kesan luas dan lega dengan batu alam berwarna terang.

  • Mainkan ide kreatif Anda dengan sistem pencahayaan. Maksimalkan pencahayaan alami dari sinar matahari di siang hari dengan jendela besar. Di malam hari, pergunakan lampu aksen untuk menonjolkan keindahan warna dan tekstur dari batu alam yang ada.

  • Pergunakan batu alam yang tepat dan sesuai dengan area penggunaan. Sebagai contoh, granit yang dikenal sebagai batu alam yang kuat merupakan pilihan tepat untuk countertop dapur, namun tidak halnya dengan travertine.

Batu alam dalam desain minimalis dapat dipergunakan untuk seluruh ruangan. Anda dapat memanfaatkannya sebagai dinding aksen sebagai focal point ruangan, dengan menggunakan pola pemasangan yang seragam atau acak, atau sekedar memainkan tekstur dan warna dari batu alam tersebut. Pilihan umum lainnya adalah menggunakan batu alam seperti marmer dan granit sebagai countertop dan backsplash di dapur, dinding kamar mandi, dinding aksen dalam kamar tidur atau sebagai headboard tempat tidur, dan tentu saja sebagai lantai ruangan.


Baca juga: Rekomendasi Meja Dapur Granit Murah dan Berkualitas di Hellenoz


Batu alam berkualitas harga murah untuk hunian minimalis


Penggunaan batu alam seperti marmer untuk hunian minimalis merupakan ide yang sangat menarik. Namun, sebagian orang berpikir bahwa biaya yang diperlukan terlalu besar, apalagi jika menginginkan marmer import berkualitas. Untuk menjawab kekhawatiran ini, Hellenoz sebagai anak perusahaan dari Fagetti hadir dengan beragam koleksi batu alam dengan harga murah.


Anda dapat menemukan marmer, granit, travertine, onyx dan beragam jenis batu alam lain dalam pilihan warna yang sangat variatif di tempat ini. Datanglah ke showroom Hellenoz di Jl. Agung Karya V Blok A No. 11 A & C, Sunter - Jakarta Utara, 14340. Untuk informasi bisa menghubungi nomor telepon 021-651-0091 dan 0813-5000-4556.

Bagi yang tinggal di Jakarta Selatan, Anda bisa datang ke Hellenoz di Jl. Panglima Polim Raya No. 78 A, Kebayoran Baru - Jakarta Selatan atau menghubungi nomor telepon 021-722-5080.


Anda juga bisa berkonsultasi tentang batu alam import murah dengan staf marketing Hellenoz, Anda bisa menghubungi nomor WhatsApp 0813-5000-4556.

3 views0 comments